banner 728x250

Polsek Tulangan Hadir di Tengah Petani, Menjaga Harapan Ketahanan Pangan dari Hamparan Jagung Desa Kemanten

SIDOARJO – Di tengah berbagai tantangan ekonomi dan kebutuhan pangan yang terus meningkat, secercah harapan tumbuh subur di hamparan lahan jagung Desa Kemanten, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo. Harapan itu tidak hanya dirawat oleh para petani, tetapi juga mendapat perhatian dan dukungan nyata dari jajaran Polsek Tulangan Polresta Sidoarjo Polda Jawa Timur.

Pada Selasa (16/6/2026), mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai, Polsek Tulangan melaksanakan kegiatan peninjauan dan pengecekan area produktif pertanian jagung seluas 0,75 hektare yang dikelola oleh H. Eli Budidoyo bersama kelompok tani setempat.

Kegiatan tersebut dilaksanakan atas arahan Kapolsek Tulangan AKP Rizky Arif Prabowo, S.Tr.K., S.I.K., yang dalam pelaksanaannya diwakili oleh PS Kanit Binmas Polsek Tulangan, Aiptu P. Hendrik.

Di bawah terik matahari pagi yang menyinari hamparan tanaman jagung, terlihat tanaman yang kini telah berusia sekitar 50 hari tumbuh dengan baik dan menjanjikan hasil yang menggembirakan. Jika tidak ada kendala berarti, tanaman tersebut diprediksi akan memasuki masa panen pada usia 75 hari.

Bagi sebagian orang, hamparan jagung mungkin hanya terlihat sebagai lahan pertanian biasa. Namun bagi para petani, setiap batang yang tumbuh tegak adalah simbol perjuangan, kerja keras, dan harapan untuk masa depan keluarga yang lebih baik. Dari lahan inilah kebutuhan hidup dipenuhi, anak-anak disekolahkan, dan roda perekonomian desa terus berputar.

Melalui kegiatan ini, Polri menunjukkan bahwa tugas pengabdian kepada masyarakat tidak hanya terbatas pada menjaga keamanan dan ketertiban. Lebih dari itu, Polri juga hadir sebagai sahabat dan penggerak masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan yang menjadi kebutuhan bersama.

Aiptu P. Hendrik menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bagian dari komitmen untuk mendukung program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama. Polri hadir untuk mendorong dan menggerakkan masyarakat agar memanfaatkan lahan produktif yang ada. Ketika pertanian berkembang, masyarakat sejahtera, dan ketahanan pangan daerah akan semakin kuat,” ujarnya.

Kehadiran anggota Polsek Tulangan di tengah para petani mendapat sambutan positif. Selain memberikan motivasi, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mendengar langsung kondisi di lapangan, mulai dari perkembangan tanaman hingga berbagai kebutuhan yang dihadapi petani dalam mengelola lahannya.

Langkah sederhana yang dilakukan melalui peninjauan ini sesungguhnya memiliki makna besar. Sebab, menjaga ketahanan pangan bukan hanya tentang menanam dan memanen, tetapi juga tentang menjaga harapan masyarakat agar tetap tumbuh bersama setiap benih yang ditanam.

Melalui sinergi antara Polri, petani, pemerintah desa, dan seluruh elemen masyarakat, lahan-lahan produktif di wilayah Tulangan diharapkan terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan warga.

Hamparan jagung di Desa Kemanten hari ini bukan sekadar tanaman yang sedang tumbuh menuju masa panen. Ia adalah simbol semangat gotong royong, kemandirian pangan, dan bukti bahwa ketika semua pihak bergerak bersama, masa depan yang lebih sejahtera dapat diwujudkan dari desa untuk Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *