banner 728x250

Dari Jawa Timur untuk Indonesia: Artis Binaan IDJ Siap Menggema di Panggung Nasional Gema Pemuda 2026

Sidoarjo// Semangat persatuan yang pernah dikobarkan para pemuda bangsa satu abad silam kembali bergema. Menyambut peringatan 100 Tahun Kongres Pemuda Nasional dan Hari Lahir Pancasila, sejumlah putra-putri terbaik Jawa Timur diberangkatkan untuk ambil bagian dalam acara akbar Gema Pemuda 2026 yang akan digelar di Lapangan Banteng, Jakarta.

Momen penuh kebanggaan itu ditandai dengan pemberangkatan secara simbolis oleh Ketua DPD IKPPI Jawa Timur, Hj. Raden Ayu Sri Setyo Pertiwi di kediamannya Perum Puri Surya Jaya, kepada para artis muda binaan Insan Dangdut Jawa Timur (IDJ) yang akan tampil membawa nama baik Jawa Timur di hadapan masyarakat Indonesia.

Mereka adalah Alyn Andrean Mahil, Dita Nadhifah, dan Fatimatuz Zahra, para talenta muda yang selama ini dibina dan diasah kemampuannya oleh IDJ. Turut mendampingi dalam perjalanan seni dan pengabdian budaya tersebut adalah Sang Jagad Music di bawah kepemimpinan Chandra Likayana, S.Pd, yang selama ini konsisten menjadi wadah kreativitas generasi muda.

Kolaborasi antara IKPPI dan Insan Dangdut Jawa Timur (IDJ) bukan sekadar menghadirkan hiburan di atas panggung. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi bukti bahwa seni dan budaya mampu menjadi bahasa pemersatu bangsa, menyatukan perbedaan dalam harmoni kebersamaan yang indah.

Dalam sambutannya, Hj. Raden Ayu Sri Setyo Pertiwi menyampaikan bahwa generasi muda memiliki peran besar dalam menjaga warisan perjuangan para pendahulu.

“Seratus tahun lalu para pemuda Indonesia menyatukan tekad demi masa depan bangsa. Hari ini, semangat itu harus terus hidup. Melalui seni, musik, dan budaya, generasi muda dapat menyampaikan pesan persatuan, cinta tanah air, serta nilai-nilai Pancasila kepada masyarakat luas. Saya bangga kepada anak-anak muda Jawa Timur yang akan membawa semangat tersebut ke panggung nasional,” ungkapnya.

Menurutnya, keberangkatan para artis muda ini bukan hanya sebuah perjalanan menuju Jakarta, melainkan perjalanan membawa harapan, mimpi, dan kebanggaan masyarakat Jawa Timur. Mereka hadir bukan hanya sebagai penghibur, tetapi juga sebagai duta budaya yang membawa pesan persatuan dan kebangsaan.

Sementara itu, Ketua Insan Dangdut Jawa Timur, Ayunda Goba Maksum, mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan kepada para binaannya untuk tampil dalam momentum bersejarah tersebut.

“Kami percaya bahwa seni memiliki kekuatan untuk menyentuh hati manusia. Ketika musik dimainkan dan lagu-lagu kebangsaan berkumandang, di situlah rasa cinta kepada Indonesia tumbuh dan menguat. Kami berharap kehadiran artis-artis muda Jawa Timur ini dapat memberikan warna, inspirasi, dan energi positif bagi seluruh peserta Gema Pemuda 2026,” ujarnya.

Ayunda juga menegaskan bahwa IDJ akan terus berkomitmen mencetak generasi muda yang tidak hanya berbakat di bidang seni, tetapi juga memiliki karakter, kepedulian sosial, dan rasa cinta yang mendalam terhadap bangsa dan negara.

Di tengah derasnya arus modernisasi dan perkembangan teknologi, kehadiran para seniman muda yang tetap mencintai budaya bangsa menjadi secercah harapan bahwa identitas Indonesia akan terus terjaga. Mereka membuktikan bahwa anak-anak muda tidak hanya mampu mengikuti perkembangan zaman, tetapi juga mampu menjadi penjaga nilai-nilai luhur bangsa.

Gema Pemuda 2026 menjadi lebih dari sekadar sebuah perayaan. Acara ini adalah pengingat bahwa semangat Kongres Pemuda dan nilai-nilai Pancasila tidak boleh hanya dikenang dalam sejarah, tetapi harus terus dihidupkan dalam tindakan nyata, karya kreatif, dan dedikasi generasi muda.

Dari Jawa Timur, langkah-langkah kecil para seniman muda itu kini menuju ibu kota. Namun sejatinya, mereka sedang membawa sesuatu yang jauh lebih besar: harapan, persatuan, dan mimpi Indonesia yang terus hidup dari generasi ke generasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *