
SIDOARJO//tower.i-news.site. Kepedulian terhadap kesehatan dan masa depan generasi muda terus ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Pucang 1, Kecamatan Sidoarjo, Selasa (12/5/2026).
Kehadiran Wabup Mimik bukan sekadar agenda formal pemerintahan. Dengan penuh perhatian, ia memantau langsung kualitas makanan yang disajikan kepada para siswa, mulai dari kebersihan, kandungan gizi, hingga cita rasa makanan yang dikonsumsi anak-anak setiap harinya.
Dalam sidak tersebut, Wabup Mimik menyaksikan sendiri para siswa menikmati menu makan siang yang terdiri dari nasi kebuli, lauk daging, sayur, dan pelengkap lainnya. Senyum bahagia tampak menghiasi wajah anak-anak ketika menikmati makanan bergizi yang telah disediakan pemerintah.
“Alhamdulillah hari ini saya melihat langsung pelaksanaan MBG di SDN Pucang 1. Menunya lengkap dan anak-anak terlihat senang. Ini yang paling penting, mereka makan dengan lahap dan bahagia,” ujar Wabup Mimik dengan penuh rasa syukur.
Menurutnya, program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu bentuk nyata perhatian Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto terhadap masa depan generasi penerus bangsa. Program tersebut menjadi bagian penting dalam delapan program prioritas Asta Cita Presiden yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia sejak usia dini.
Wabup Mimik menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus melakukan pengawasan agar program MBG benar-benar berjalan maksimal dan memberikan manfaat nyata bagi anak-anak sekolah. Ia juga membuka ruang komunikasi seluas-luasnya bagi siswa maupun pihak sekolah apabila ditemukan kekurangan dalam pelaksanaan program tersebut.

“Kalau ada menu yang kurang cocok atau ada kendala, jangan takut untuk menyampaikan. Kami ingin semua berjalan baik karena ini demi kesehatan dan masa depan anak-anak kita,” tuturnya.
Bahkan dengan pendekatan yang hangat dan penuh kasih, Wabup Mimik meminta para siswa menyampaikan masukan melalui surat sederhana versi anak-anak apabila ada makanan yang kurang disukai. Menurutnya, suara anak-anak juga penting untuk didengar demi perbaikan program ke depan.
Tak hanya itu, ia juga mengajak seluruh masyarakat ikut mengawal program MBG agar tetap bersih, transparan, dan tepat sasaran. Pengawasan bersama dinilai penting untuk memastikan kualitas makanan tetap terjaga dan mampu menjadi salah satu solusi dalam menekan angka stunting di Kabupaten Sidoarjo.
Sementara itu, Kepala SDN Pucang 1, Sri Hariyani, turut memberikan penjelasan terkait viralnya video dugaan adanya ulat pada menu MBG beberapa waktu lalu. Ia menegaskan bahwa kejadian tersebut hanya ditemukan pada satu ompreng dari total 580 porsi makanan yang dibagikan kepada siswa.
“Memang ditemukan satu ulat sayur dalam kondisi sudah mati, namun bukan belatung seperti yang ramai diberitakan di media sosial. Setelah itu kami langsung menyampaikan pengaduan kepada penyedia MBG agar dilakukan evaluasi,” jelasnya.
Sri Hariyani berharap masyarakat dapat lebih bijak dalam menerima informasi dan mengedepankan tabayun sebelum menyebarkan kabar yang belum tentu benar. Ia menilai komunikasi yang baik sangat penting agar persoalan kecil tidak berkembang menjadi keresahan besar di tengah masyarakat.
“Kami berharap semua pihak bisa saling memahami dan mengutamakan komunikasi yang baik. Jangan sampai informasi yang belum jelas justru merugikan nama baik sekolah maupun program yang sebenarnya sangat bermanfaat bagi anak-anak,” ujarnya.
Dengan adanya sidak tersebut, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo memastikan program Makan Bergizi Gratis di SDN Pucang 1 tetap berjalan dengan baik. Langkah pengawasan ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam menjaga kesehatan, meningkatkan gizi anak, serta membangun generasi masa depan yang sehat, cerdas, dan kuat.


