banner 728x250

Kopi Darat UMKM Reksoati Gandeng IDJ dan Short Pro, Kupas “Rahasia Hiburan Menjadi Cuan”

 

Sidoarjo//tower.i-news.site Semangat kolaborasi lintas sektor kembali digaungkan dalam kegiatan kopi darat (kopdar) pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Reksoati yang berkolaborasi dengan komunitas Insan Dangdut Jawa Timur (IDJ) serta tim kreatif Short Pro. Mengusung tema “Rahasia Hiburan Menjadi Cuan”, kegiatan ini menjadi ruang strategis bagi pelaku UMKM dan insan hiburan untuk bertukar gagasan sekaligus membuka peluang ekonomi baru di era digital.

Acara tersebut diselenggarakan di Harta Tahta Kopi (HTK), Perum Pondok Mutiara No. 20, dan diikuti oleh sekitar 50 UMKM binaan Reksoati. Suasana berlangsung hangat dan penuh antusiasme, di mana para peserta yang terdiri dari pelaku usaha, penyanyi dangdut, hingga content creator tampak aktif mengikuti setiap sesi yang disajikan.

Sebagai pembicara dalam kegiatan ini, hadir Wahyudi, Hakim, dan Dani dari Short Pro yang membagikan wawasan seputar strategi mengemas hiburan menjadi konten bernilai ekonomi. Mereka mengupas teknik produksi konten, penguatan personal branding, hingga cara memaksimalkan platform digital seperti TikTok, Instagram, dan YouTube sebagai sumber penghasilan.

Turut hadir dalam kegiatan ini jajaran pengurus UMKM Reksoati, yakni Fatkur Rochman selaku Ketua, Ayunda Goba Maksum sebagai Sekretaris, serta Bendahara Unmu Haidar. Kehadiran mereka memperkuat komitmen organisasi dalam mendorong kemajuan UMKM berbasis kolaborasi kreatif.

Dalam pernyataannya, Ketua UMKM Reksoati, Fatkur Rochman, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam membuka wawasan para pelaku UMKM agar tidak hanya berfokus pada penjualan konvensional, tetapi juga mampu memanfaatkan sektor hiburan sebagai media promosi yang efektif.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan pemahaman bahwa hiburan memiliki potensi besar untuk menjadi sumber cuan. UMKM harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk memanfaatkan kekuatan konten digital,” ujarnya.

Di sisi lain, Ketua Insan Dangdut Jawa Timur (IDJ), Ayunda Goba Maksum, menyampaikan bahwa dunia hiburan, khususnya dangdut, memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai industri yang mampu mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Dangdut bukan sekadar hiburan rakyat, tetapi juga aset budaya yang bisa dimonetisasi secara kreatif. Kolaborasi dengan UMKM menjadi langkah strategis agar kedua sektor ini bisa tumbuh bersama dan saling menguatkan,” ungkapnya.

Diskusi dalam acara ini berlangsung interaktif, di mana peserta tidak hanya mendapatkan materi, tetapi juga berbagi pengalaman serta menjalin jejaring kerja sama. Beberapa pelaku UMKM bahkan langsung menjajaki kolaborasi dengan insan hiburan untuk kebutuhan promosi produk mereka.

Kegiatan kopdar ini menjadi bukti bahwa sinergi antara UMKM dan dunia hiburan mampu menciptakan peluang baru yang menjanjikan. Dengan kreativitas dan kolaborasi yang tepat, hiburan kini tidak lagi sekadar tontonan, melainkan menjadi jalan menuju peningkatan ekonomi yang nyata bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *