banner 728x250
Daerah  

GREBEK SURO

Jombang, Globalindo NEWS.com
GREBEK SURO / sedekah bumi Istilah dalam merayakan acara tahunan bulan jawa ( bulan suro ) bulan penuh makna yang di anggap bulan keramat, bulan berkabung, karna bulan itu pas tgl 10 suro adalah gugurnya Raden mas said tragedi karbala jadi nuansa sepi, tirakat, refleksi diri orang jawa bilang, bulan suro bulan seng angel” ( bulan yang rawan penuh ujian )

Pada hari minggu 20 juni 2026 tepatnya di ds Banjaragung, Bareng, Jombang, telah di Rayakan acara “GREBEK SURO” / sedekah bumi, yang di ikuti serempak seluruh masyarakat ds Banjaragung, Bareng, jombang, dengan di ikuti 26 RT untuk arak arakan mengelilingi desa, jadi tiap RT memang di wajibkan mengikuti acara tsb untuk menampilkan kegiatan berbagai macam kreasi, ada yang menampilkan kesenian tradisional, seperti kuda lumping, drama kolosal, joget, menari, dan berbagai macam kesenian lainya, dengan di iringi berbagai alat musik baik tradisional maupun modern yang di kemas secara frofesional dan berkapasitas tinggi seperti suond “HOREG” dan LIGTING berbagai sorot warna cahaya yang memancar terang sehingga menghiasi alam cakrawala di sekitarnya,

masyarakat sungguh tapjud, antusias, bergembira, acara di mulai sekitar pukul 13 00 WIB dengan titik kumpul di dsn serning dan berakir di gang lebar dsn Banjaragung, di saksikan oleh seluruh masyarakat luas dari berbagai kalangan, bahkan dari luar daerahpun ikut hadir menyaksikan acara tsb sungguh terpesona untuk melihatnya dan sangat menafjudkan,

Tetapi semua itu tidak lepas dari peran masyarakat yang begitu semangat sudah mempersiapkan sebelumnya, baik dari segi pelatihan persiapan fisik juga masalah pendanaan itu semua di lakukan dengan cara swadaya dan bergotong royong supaya kegiatan bisa terlaksana dengan baik dan sempurna, untuk melaksanakan tradisi tahunan tsb, ini adalah suatu bentuk, kekompakan, kurukunan dan kebersamaan dari warga masyarakat satu dengan yang lainya,

Sebagai rasa syukur atas nikmat alloh swt yang telah di berikan kepada kita semua,
Tidak lupa semua masyarakat di tiap RT untuk menampilkan kreasi hasil bumi, yang selama ini dari penghasilanya seperti, padi, jagung, sayur sayuran dan buah buahan semuanya di kemas menyerupai tumpeng, dengan berbagai bentuk ukuran dan warna, sehingga kelihatan menarik menyerupai gunungan
tidak lupa “KETUPAT LEPET” di tata rapi sebagai simbul kemakmuran di masyarakat desa banjaragung umumnya

Bpk Sumardi SH MH, atau yang akrap di panggil ( CS ) Cak sumardi, Anggota DPRD JATIM, juga selaku pendukung acara ini beliao mengatakan sangat bangga karna acara ini bisa di laksanakan dengan baik di setiap tahun supaya tradisi jawa ini awet tidak hilang begitu saja sambil bernada bahagia tandasnya,
hadir pula Bpk Camat Bareng, BABINKABTIPMAS beserta jajaranya untuk mensuport acara ini,

Cruw GLOBALINDO News.com juga sempat mewawancarai selaku penanggung jawab acara ini Bpk KADES Banjaragung Hasan sulaiman juga membenarkan bahwa beliao menyampaikan sangat puas, acara ini perlu di URI – URI supaya adat jawa tidak lepas begitu saja, untuk tahun berikutnya bisa di tata kembali soal waktu dan keberangkatan dengan sebaik mungkin supaya tertip dan teratur sehingga tambah meriah kata beliao sambil tersenyum bahagia,
Esok harinya juga masih ada hiburan berupa wayang kulit ki dalang RUDI GARENG dari blitar dengan bintang tamu NIKEN SALINDRI artisnya jawatimur ungkapnya.

Dengan di persiapkan lokasi yang cukup luas dan memadahi sehingga bisa menampung berbagai aktifitas para pedagang, baik UMKM maupun pedagang umum lainya bebas untuk memilih tempat,

Editor Globalindo news.com / Om boyok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *