
SIDOARJO – Setiap tanggal 6 Juni, bangsa Indonesia memperingati Hari Lahir Ir. Soekarno atau Bung Karno, sosok Proklamator Kemerdekaan sekaligus Presiden pertama Republik Indonesia yang telah meletakkan dasar-dasar kuat bagi berdirinya bangsa Indonesia. Peringatan ini bukan sekadar mengenang tanggal kelahiran seorang tokoh besar, tetapi juga menjadi momentum untuk meneladani semangat perjuangan, nasionalisme, dan pengabdian yang diwariskan kepada seluruh rakyat Indonesia.
Di berbagai daerah, peringatan Hari Lahir Bung Karno disambut dengan penuh penghormatan. Berbagai elemen masyarakat, tokoh pemuda, akademisi, hingga kalangan politisi turut menyampaikan ucapan dan refleksi atas jasa-jasa besar Sang Putra Fajar yang telah mengantarkan Indonesia menuju gerbang kemerdekaan.
Salah satunya datang dari politikus muda yang juga dikenal luas sebagai “Dokter Rakyat” serta pengusaha di bidang Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), Dr.dr. Andre Yulius, MH. Dalam momentum Hari Lahir Bung Karno tahun 2026 ini, ia menyampaikan ucapan selamat sekaligus mengajak masyarakat untuk meneladani nilai-nilai perjuangan yang telah diwariskan oleh Bung Karno.
“Selamat Hari Lahir Bung Karno. Hari ini bukan hanya tentang mengenang sosok seorang pemimpin besar, tetapi juga tentang menghidupkan kembali semangat perjuangan, keberanian, dan kecintaan terhadap rakyat yang selalu beliau tunjukkan sepanjang hidupnya,” ujar Dr.dr. Andre Yulius, MH.
Menurutnya, Bung Karno adalah figur yang berhasil menyatukan berbagai perbedaan menjadi kekuatan besar bangsa. Di tengah keberagaman suku, agama, budaya, dan golongan, Bung Karno mampu menghadirkan persatuan sebagai fondasi utama Indonesia.
“Sebagai generasi penerus bangsa, kita memiliki tanggung jawab untuk menjaga warisan pemikiran beliau. Semangat gotong royong, keberpihakan kepada rakyat kecil, serta cita-cita mewujudkan keadilan sosial harus terus diperjuangkan dalam kehidupan sehari-hari,” lanjutnya.
Dr.dr. Andre Yulius, MH juga menegaskan bahwa pesan-pesan Bung Karno masih sangat relevan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa saat ini. Menurutnya, Indonesia membutuhkan lebih banyak pemimpin yang bekerja dengan hati, mendengar suara rakyat, dan mengutamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
“Bung Karno mengajarkan kepada kita bahwa kekuatan terbesar sebuah bangsa adalah persatuan. Selama rakyat Indonesia tetap bersatu dan saling bergandengan tangan, saya yakin bangsa ini akan mampu menghadapi setiap tantangan dan terus melangkah menuju masa depan yang lebih baik,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga semangat nasionalisme di kalangan generasi muda. Menurutnya, kemajuan teknologi dan perkembangan zaman tidak boleh membuat masyarakat melupakan sejarah perjuangan para pendiri bangsa.
“Pesan Bung Karno tentang Jas Merah atau Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah harus terus kita pegang. Dengan memahami sejarah, kita akan lebih menghargai pengorbanan para pahlawan dan semakin mencintai Indonesia,” ungkapnya.
Peringatan Hari Lahir Bung Karno tahun ini menjadi pengingat bahwa kemerdekaan dan persatuan bangsa yang dinikmati saat ini lahir dari perjuangan panjang yang penuh pengorbanan. Semangat itu diharapkan terus hidup dalam hati setiap anak bangsa, sehingga cita-cita Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera dapat terus diwujudkan untuk generasi sekarang maupun generasi yang akan datang.


