
Sidoarjo//tower.i-news.site. Di balik kabar baik tersebut, terdapat perjuangan dan langkah cepat Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, S.AP yang turun langsung melakukan koordinasi dan lobi ke Jakarta demi memperjuangkan kebutuhan masyarakatnya.
Kemacetan di kawasan Gedangan memang selama ini menjadi persoalan yang sangat dirasakan warga. Tidak sedikit masyarakat yang harus kehilangan waktu berjam-jam di jalan, terlambat bekerja, hingga kesulitan menjalankan aktivitas sehari-hari akibat padatnya kendaraan di perempatan Gedangan.
Mendengar banyaknya keluhan tersebut, Wabup Mimik memilih untuk tidak tinggal diam. Dengan membawa aspirasi masyarakat Sidoarjo, ia bergerak cepat menemui sejumlah pejabat pemerintah pusat dan anggota DPR RI agar pembangunan Fly Over Gedangan bisa segera mendapatkan perhatian serius.
“Saya banyak menerima keluhan masyarakat tentang kemacetan di Gedangan. Karena itu saya berusaha memperjuangkan agar pemerintah pusat bisa membantu pembangunan infrastruktur ini demi kepentingan masyarakat luas,” ujar Mimik Idayana, Selasa (19/5/2026).
Dalam kunjungannya ke Jakarta, Wabup Mimik tidak hanya membawa satu usulan. Sedikitnya ada 12 program pembangunan Kabupaten Sidoarjo yang diperjuangkan, mulai dari sektor infrastruktur, pendidikan, kesehatan hingga pelayanan sosial masyarakat.
Namun di antara berbagai program tersebut, pembangunan Fly Over Gedangan menjadi salah satu prioritas utama karena dinilai menyangkut kebutuhan masyarakat sehari-hari.
Perjuangan itu akhirnya membuahkan hasil. Setelah melakukan koordinasi bersama berbagai pihak, termasuk Danang Wicaksana Sulistya, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo memperoleh kabar baik terkait dukungan dana pembangunan Fly Over Gedangan.
“Pada Senin pagi sekitar pukul 10.00 WIB saya mendapat telepon dan kabar baik bahwa Sidoarjo memperoleh dukungan anggaran pembangunan Fly Over Gedangan,” ungkapnya penuh syukur.
Mendapat kabar tersebut, Wabup Mimik langsung bergerak cepat meminta jajaran terkait untuk segera menindaklanjuti proses teknis. Asisten Sekda Bahrul Amig dan Kepala Dinas PU Bina Marga Sidoarjo, Machmud, langsung diminta mempersiapkan langkah-langkah sesuai mekanisme yang berlaku.
Keseriusan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terlihat dari dimulainya sosialisasi rencana pengadaan tanah yang digelar di Kantor Kecamatan Gedangan pada Senin malam (18/5/2026). Kegiatan itu dihadiri langsung oleh Bupati Sidoarjo Subandi, Forkopimda, OPD terkait, serta ratusan warga yang lahannya terdampak proyek pembangunan.
Dalam kesempatan tersebut, pemerintah menargetkan proses pembebasan lahan dapat rampung pada akhir tahun 2026, sehingga pembangunan fisik fly over bisa dimulai pada tahun 2027.
Bupati Sidoarjo, Subandi, menegaskan bahwa pembangunan Fly Over Gedangan merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memberikan kenyamanan dan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
“Fly over ini bukan hanya proyek pembangunan biasa, tetapi bentuk ikhtiar pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat agar aktivitas warga lebih lancar, aman, dan nyaman,” tegasnya.
Bagi masyarakat Sidoarjo, khususnya warga Gedangan dan sekitarnya, pembangunan fly over ini bukan sekadar pembangunan jalan layang. Lebih dari itu, proyek tersebut menjadi simbol harapan baru akan kelancaran aktivitas, peningkatan ekonomi, dan hadirnya perhatian nyata pemerintah terhadap suara rakyat kecil.
Kini masyarakat berharap seluruh proses pembangunan dapat berjalan lancar, sehingga mimpi memiliki akses jalan yang lebih baik dan bebas kemacetan benar-benar bisa segera terwujud di Kabupaten Sidoarjo.


